Thursday, January 14, 2016

Perbedaan XAMPP dan WAMP

January 14, 2016
 

       WAMP adalah singkatan untuk Windows (OS), Apache (web server), MySQL (database), PHP (bahasa). Keuntungan terbaik menggunakan wamp adalah bahwa sangat mudah untuk setup konfigurasi di wamp. Tapi ketika saya mulai menggunakan wamp, beberapa kali aku menghadapi masalah saat menjalankan kode php, mungkin itu adalah masalah pengkodean saya tapi apa lagi. Kebanyakan orang berbicara bahwa wamp tidak baik untuk pemula tetapi saya mengatakan bahwa wamp sangat mudah digunakan dan lebih baik untuk pemula dan pengguna tingkat lanjut.


       XAMPP adalah singkatan X (Operating System), Apache (Web server), MySQL Database, PHP Bahasa dan PERL. X-OS berarti dapat digunakan untuk setiap sistem operasi. XAMPP mudah digunakan daripada wamp. Dengan cpanel sangat bagus dan baik untuk pemula dan mulai, jeda dan berhenti tombol bekerja sangat baik dengan fungsionalitas. Anda juga dapat menambahkan layanan lainnya untuk xampp.

X : Program ini dapat dijalankan dibanyak sistem operasi seperti Windows, Linux, Mac OS, dan Solaris.

A : Apache, merupakan aplikasi web server. Tugas utama Apache adalah menghasilkan halaman web yang benar kepada user berdasarkan kode PHP yang dituliskan oleh pembuat halaman web. jika diperlukan juga berdasarkan kode PHP yang dituliskan,maka dapat saja suatu database diakses terlebih dahulu (misalnya dalam MySQL) untuk mendukung halaman web yang dihasilkan.

M : MySQL, merupakan aplikasi database server. Perkembangannya disebut SQL yang merupakan kepanjangan dari Structured Query Language. SQL merupakan bahasa terstruktur yang digunakan untuk mengolah database. MySQL dapat digunakan untuk membuat dan mengelola database beserta isinya. Kita dapat memanfaatkan MySQL untuk menambahkan, mengubah, dan menghapus data yang berada dalam database.

P : PHP, bahasa pemrograman web. Bahasa pemrograman PHP merupakan bahasa pemrograman untuk membuat web yang bersifat server-side scripting. PHP memungkinkan kita untuk membuat halaman web yang bersifat dinamis. Sistem manajemen basis data yang sering digunakan bersama PHP adalah MySQl. namun PHP juga mendukung sistem manajement database Oracle, Microsoft Access, Interbase, d-base, PostgreSQL, dan sebagainya.

P : Perl, bahasa pemrograman untuk segala keperluan, dikembangkan pertama kali oleh Larry Wall di mesin Unix. Perl dirilis pertama kali pada tanggal 18 Desember 1987 ditandai dengan keluarnya Perl 1. Pada versi-versi selanjutnya, Perl tersedia pula untuk berbagai sistem operasi varian Unix (SunOS, Linux, BSD, HP-UX), juga tersedia untuk sistem operasi seperti DOS, Windows,PowerPC, BeOS, VMS, EBCDIC, dan PocketPC.

 XAMPP dan WampServer keduanya paket bebas dari WAMP, dengan aplikasi tambahan / alat, disatukan oleh orang yang berbeda. Ada juga WAMPs lain seperti UniformServer. Dan ada WAMPs komersial seperti WampDeveloper (apa yang saya gunakan).

Perbedaan mereka dalam format / struktur paket, konfigurasi, dan aplikasi manajemen disertakan.

IIS adalah aplikasi web-server seperti Apache, kecuali itu dibuat oleh Microsoft dan Windows saja (Apache berjalan pada Windows dan Linux). IIS juga lebih diarahkan menggunakan ASP.NET (vs PHP) dan "SQL Server" (vs MySQL), meskipun dapat menggunakan PHP dan MySQL juga.

    XAMPP adalah TIDAK cross-platform. Ada XAMPP untuk Windows, XAMPP untuk Linux, untuk Mac dan untuk Solaris, tetapi masing-masing paket berisi bagian yang berbeda dari perangkat lunak, berjalan berbeda dengan kinerja yang berbeda, dll (cross-platform berarti bahwa Anda mengambil bagian yang sama persis perangkat lunak dan berjalan dengan cara yang sama pada platform yang berbeda ... seperti Azureus : jar yang bisa anda gunakan dengan cara yang sama
    XAMPP untuk Windows itu lebih berat dari wamp, waktu besar. Anda memiliki server mail, server FTP, akselerator, web-dav, ssl keluar dari kotak, dll Apakah Anda benar-benar membutuhkan mereka semua? Ini bukan paket entry-level, tetapi secara umum membuat instalasi dari segala sesuatu jauh lebih mudah. Di luar itu, kustomisasi apa pun membutuhkan usaha yang sama seperti untuk lain pra-dibuat stack. Tetapi jika Anda menginstal di komputer anda sendiri, Anda mungkin tidak perlu server FTP, kan?
    WAMP lebih ringan (kebanyakan dasar-dasar). Semuanya itu AMP ada, di luar itu Anda memiliki beberapa alat, phpMyAdmin, sqlite, Xdebug. Anda perlu SSL? Anda harus mengkonfigurasinya. Anda ingin akses ke server mail? Harus menginstal sendiri. FTP? Ditto.
    WAMP (seperti nama mengatakan) hanya berjalan pada Windows (baik 64/32 bit).

Untuk mesin lokal pada Windows, WAMP adalah yang terbaik. Singkatnya, halus dan post-install config mengambil klik. XAMPP untuk Windows tidak banyak pesaing karena masalah pada instalasi 64-bit (secara alami: lebih bloatware untuk menginstal, Anda perlu mengelola setiap bagian dari perangkat lunak tambahan antara 32/64-bit)

Pendeknya :

XAMPP lebih Powerfull, tetapi lebih berat untuk os Windows.

WAMP memberikan dukungan untuk MySQL dan PHP.

XAMPP menyediakan dukungan untuk MySQL, PHP dan PERL.

PERL: Tingkat Tinggi bahasa pemrograman tujuan umum.

Sumber : http://ulwan4iz.blogspot.co.id/2015/11/perbedaan-xampp-dan-wampp.html
                https://id.wikipedia.org/wiki/XAMPP

Thursday, January 7, 2016

Cara Merakit Komputer

January 07, 2016
Langkah-Langkah Merakit Komputer

1. Memasang Processor ke Motherboard

Alangkah baiknya sebelum motherboard dipasang ke casing, terlebih dahulu memasang processor karena akan lebih mudah cara memasangnya. Cara memasang processor ke motherboard yaitu :
  • Kita tentukan dulu posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan tanda titik atau lekukan.
  • Angkat tuas pengunci socket ke atas supaya terbuka
  • Sesuaikan posisi kaki processor dengan lubang socket, kalau sudah lalu tekan processor ke dalam socket sampai rapat.
  • Kunci kembali dengan tuas pengunci.

Cara Merakit Komputer

2. Memasang Motherboard
Untuk memasang Motherboard pada casing yaitu letakkan motherboard pada tray casing dan sesuaikan lubang antara casing dan lubang motherboard, lalu kunci dengan sekrup.

Cara Merakit Komputer

3. Memasang Heatsink
Setelah processor terpasang, lalu pasang heatsink supaya processor tidak panas. Heatsink ini diletakkan diatas processor dan diberi penahan supaya tidak lepas. Sebelumnya lapisi heatsink dengan Gel penghantar panas. Apabila heatsink anda ada kipasnya/fan maka konektor power pada kipas/fan hubungkan ke motherboard.

Cara Merakit Komputer

4. Memasang RAM / Memori
Cara memasang Ram / modul memori yaitu : Buka dulu tuas penguncinya, lalu sesuaikan posisi lekukan pada modul memori dengan lekukan pada slot. Kalau sudah pas lalu tekan dan pasang kembali tuas pengunci RAM / memori.

Cara Merakit Komputer

5. Memasang Power Supply
Biasanya kalau kita membeli casing pasti power supply sudah terpasang. Nah apabila power supply belum terpasang caranya memaangnya yaitu :
  • Letakkan power supply pada tempatnya yang ada dibelakang casing, lalu kunci dengan sekrup.
  • Pasang konektor power dari power supply ke motherboard berikut kabel-kabelnya.

Cara Merakit Komputer

6. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
  • Pasang kabel konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
  • Untuk motherboard non ATX, pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard.
  • Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
  • Hubungkan kabel konektor mouse dan keyboard pada motherboard.
  • Hubungan kabel konektor yang lainnya seperti LED, speaker internal dan port yang tersedia di casing komputer.

Cara Merakit Komputer

7. Memasang Drive
Untuk memasang drive seperti harddisk, CD-ROM/DVD-ROM caranya yaitu :
  • Masukkan drive dari depan casing. Atur dulu settingan jumper (sebagai master atau slave) pada drive, lalu pasang sekrup supaya drive tidak lepas.
  • Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primer yang dipakai lebih dulu)
  • Apabila kabel IDE terhubung pada 2 (dua) drive, setting jumpernya yaitu drive pertama disetting sebagai master dan satunya lagi sebagai slave.
  • Dan konektor IDE sekunder pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
  • Sambungkan kabel power dari catu daya pada masing-masing drive.

Cara Merakit Komputer

8. Memasang Card Adapter
Untuk Card Adapter yang bisanya dipasang adalah sound, video card, modem dan SCSI adapter. Cara pemasangannya yaitu : masukkan Card Adapter pada slot yang tersedia di motherboard, lalu tekan sampai konektor benar-benar masuk, kemudian beri sekrup sebagai penahan card.

Cara Merakit Komputer

9. Tahap terakhir perakitan komputer
Kalau semua langkah-langkah perakitan komputer sudah selesai, kini tutup dengan casing dan beri sekrup. Hubungkan kabel dari catu daya ke soket dinding dan juga hubungkan konektor monitor ke port video card, konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse.

10. Pemeriksaan Hasil Perakitan Komputer
Setelah komputer selesai dirakit, kita lakukan pemeriksaan dan pengetesan hasilnya dengan program BIOS, caranya yaitu :
  • Nyalakan komputer dan monitor, lihat layar monitor dan juga dengarkan suara dari speaker.
  • Nah program Fost dari Bios ini akan otomatis mendeteksi hardware apa saja yang sudah dipasang pada komputer.
  • Lakukan setting untuk nilai dari kapasitas hardisk dan boot sequence.
  • Kalau sudah lalu simpan hasil settingan dan exit dari setup BIOS, maka komputer meload system operasi dengan urutan pencarian yang disesuaikan dengan settingan boot sequence pada Bios.
  • Masukkan CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.

11. Solusi bila terjadi masalah pada hasil perakitan komputer
  • Hidupkan komputer, apabila komputer dan monitor tidak hidup, periksa kabel daya pada colokan listrik sudah terhubung apa belum.
  • Apabila waktu dinyalakan, tampilan layar monitor ngeblank / berwarna hitam, pasti ada kesalahan dan apabila pada CPU terdengar bunyi beep, maka betulkan penempatan RAM / memori pada soket.
  • Apabila card adapter tidak terdeteksi, periksa penempatan card adapter sudah pas apa belum ke slotnya.
  • Apabila LED dari harddisk atau CD menyala terus, periksa konektornya sudah terhubung apa belum.

Wednesday, September 2, 2015

Pengertian dan Macam - Macam Atribut Key

September 02, 2015
Atribut Kunci adalah satu atau gabungan dari beberapa atribut yang dapat membedakan semua baris data dalam tabel secara unik. Dikatakan unik jika pada atribut yang dijadikan kunci tidak boleh ada baris data dengan nilai yang sama.
Dalam metode relasional, ada 6 kunci yaitu :

Kunci Calon (Candidat key)

Kunci calon adalah salah satu rangkaian yang mempunyai nilai unik untuk membedakan atau mengidentifikasi nilai-nilai kombinasi yang unik diantara semua kejadian yang spesifik dari entetitas. Kunici calon ini tidak boleh berisi atribut dari tabel yang lain. kombinasi dari atribut yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi secara unik rekor database tanpa data apapun yang asing. Setiap tabel dapat memiliki satu atau lebih kunci calon.
Contoh:
Tabel pegawai berisi atribut
  • nip
  • no_ktp
  • nama
  • tempat_lahir
  • tanggal_lahir
  • alamat
  • Kota
Kunci Calon disini adalah:
  • nip
  • no_ktp
Kunci Utama (Primary Key)

Kunci utama adalah atribut merupakan kunci calon yang telah dipilih untuk mengidentifikasi setiap record secara unik. Kunci utama harus merupakan atribut yang benar-benar unik dan tidak boleh ada nilai NULL. Kunci utama adalah suatu nilai dalam basis data yang digunakan untuk mengidentifikasi suatu baris dalam table. Salah satu dari kunci calon dapat dipilih menjadi kunci utama dengan 3 kriteria sbb:
  • Kunci tersebut lebih natural untuk dijadikan acuan
  • Kunci tersebut lebih sederhana
  • Kunci tersebut cukup unik
No induk dan no ktp adalah kunci calon (Candidate Key) dan untuk kunci utama (primary key) adalah salah satu yang dipilih dari kunci calon. Misalnya No. induk di jadikan primary key, maka primary key nya adalah no induk.

Kunci Alternatif (Alternate Key)

Kunci Alternatif adalah kunci alternatif yang tidak terpilih. Misal : dalam suatu entitas terdapat dua atribut yang bisa dijadikan sebagai kunci. Sementara yang boleh dijadikan kunci hanya satu, maka anda harus memilih salah satu. Atribut yang dipilih, disebut kunci utama. sedangkan atribut yang tidak dipilih disebut dengan kunci .
Contoh:
Tabel pegawai berisi atribut
  • nip
  • no_ktp
  • nama
  • tempat_lahir
  • tanggal_lahir
  • alamat
  • kota
nip dan no_ktp adalah kunci calon dan untuk kunci utama adalah salah satu yang dipilih dari kunci calon. Misalnya nip di jadikan kunci utama, maka no_ktp otomatis menjadi kunci alternatif.

Kunci Tamu (Foreign Key)

Jika sebuah kunci utama terhubungan ke tebel lain, maka keberadaan kunci utama pada tersbut di sebut sebagai kunci tamu. Kunci tamu adalah Sebuah kumpulan atribut dalam satu relasi yang digunakan untuk me“refer” (menunjuk) ke suatu baris (tuple) pada relasi yang lain (harus berkorespondensi dengan kunci utama pada relasi yang kedua), seperti: ‘logical pointer’.
Sedangkan hubungan antara keduanya (kunci utama dan kunci tamu) di jelaskan sebagai berikut:
  • Kunci utama adalah atribut kunci dari suatu tabel yang menunjukkan bahwa atribut tersebut tidak bisa diisi dengan data yang sama, atau dengan kata lain kunci utama menjadikan setiap record memiliki identitas sendiri-sendiri yang membedakan satu sama lainnya (unik).
  • Kunci tamu  adalah atribut yang melengkapi satu relationship yang menunjukan ke induknya, dengan kata lain keduanya saling berkaitan.
Kunci Utama & Kunci Tamu

Perhatikan gambar diatas, atribut jenis pada tabel kelompokfilm adalah kunci utama karena bersifat unik. Pada tabel film juga terdapat atribut jenis disebut sebagai kunci tamu karena digunakan me”refer” dengan atribut jenis yang terdapat pada tabel kelompok film.
Biasanya table yang berisi atribut kunci primer  yang di”refer” oleh  tabel lain sering disebut table induk. Contohnya pada gambar diatas, tabel kelompokfilm merupakan tabel induk bagi tabel film. Sedangkan  tabel yang mengandung kunci tamu yang merefer tabel lain disebut sebagaia tabel anak. Dalam contoh diatas  maka tabel film merupakan tebel anak bagi tabel kelompokfilm.

Kunci Komposit (Composite key)

Dalam desain basisdata, kunci komposit adalah kunci yang terdiri dari 2 atau lebih atribut yang secara unik mengidentifikasi suatu kejadian entitas. Setiap atribut yang membentuk kunci senyawa adalah kunci sederhana dalam haknya sendiri.
Hal ini sering bingung dengan kunci gabungan, meskipun ini juga merupakan kunci yang terdiri dari 2 atau lebih atribut yang secara unik mengidentifikasi suatu kejadian, setidaknya satu atribut yang membentuk kunci komposit bukanlah kunci sederhana.

Sebagai contoh pada tabel detailmenyewa dapat kita ketahui bahwa baik atribut kode_sewa maupun kode_film tidaklah bersifat unik karena merupakan kunci tamu dari tabel menyewa dan tabel film. Namun jika digambungkan (dikompositkan), yaitu kode_sewa  + kode_film, maka diperoleh atribut komposit yang bersifat unik dimana tidak ada kode_sewa yang sekaligus memiliki kode_film yang sama.

Kunci Sekunder (Secondary Key)

Kunci sekunder adalah sebuah atribut atau kombinasi yang digunakan hanya untuk tujuan pengambilan data.

Pengertian dan Definisi Data Flow Diagram (DFD)

September 02, 2015
Data Flow Diagram (DFD) merupakan suatu cara atau metode untuk membuat rancangan sebuah sistem yang mana berorientasi pada alur data yang bergerak pada sebuah sistem nantinya. Dalam pembuatan Sistem Informasi, DFD sering digunakan. DFD dibuat oleh para analis untuk membuat sebuah sistem yang baik. Dimana DFD ini nantinya diberikan kepada para programmer untuk melakukan proses coding. Dimana para programmer melakukan sebuah coding sesuai dengan DFD yang dibuat oleh para analis sebelumnya. Tools yang digunakan pada pembuatan DFD (Data Flow Diagram) yaitu EasyCase, Power Designer 6. Salah satu cara lain untuk mendesain sistem yaitu menggunakan UML(Unified Manual Language).


Komponen DFD (Data Flow Diagram):
  1. User / Terminator: Kesatuan diluar sistem (external entity) yang memberikan input ke sistem atau menerima output dari sistem berupa orang, organisasi, atau sistem lain.
  2. Process: Aktivitas yang mengolah input menjadi output.
  3. Data Flow: Aliran data pada sistem (antar proses, antara terminator & proses, serta antara proses & data store).
  4. Data Store: Penyimpanan data pada database, biasanya berupa tabel.

Didalam DFD terdapat 3 level, yaitu :

1.       Diagram Konteks : menggambarkan satu lingkaran besar yang dapat mewakili seluruh proses yang terdapat di dalam suatu sistem. Merupakan tingkatan tertinggi dalam DFD dan biasanya diberi nomor 0 (nol). Semua entitas eksternal yang ditunjukkan pada diagram konteks berikut aliran-aliran data utama menuju dan dari sistem. Diagram ini sama sekali tidak memuat penyimpanan data dan tampak sederhana untuk diciptakan.

2.       Diagram Nol (diagram level-1) : merupakan satu lingkaran besar  yang mewakili lingkaran-lingkaran kecil yang ada di dalamnya. Merupakan pemecahan dari diagram Konteks ke diagram Nol. di dalam diagram ini memuat penyimpanan data.

3.       Diagram Rinci : merupakan diagram yang menguraikan proses apa yang ada dalam diagram Nol.
   

Fungsi DFD
Fungsi dari Data Flow Diagram adalah :
  • Data Flow Diagram (DFD) adalah alat pembuatan model yang memungkinkan profesional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai suatu jaringan proses fungsional yang dihubungkan satu sama lain dengan alur data, baik secara manual maupun komputerisasi.
  • DFD ini adalah salah satu alat pembuatan model yang sering digunakan, khususnya bila fungsi-fungsi sistem merupakan bagian yang lebih penting dan kompleks dari pada data yang dimanipulasi oleh sistem. Dengan kata lain, DFD adalah alat pembuatan model yang memberikan penekanan hanya pada fungsi sistem.
  • DFD ini merupakan alat perancangan sistem yang berorientasi pada alur data dengan konsep dekomposisi dapat digunakan untuk penggambaran analisa maupun rancangan sistem yang mudah dikomunikasikan oleh profesional sistem kepada pemakai maupun pembuat program.

Aturan - aturan Pembuatan DFD
  •  Data yang mengalir dalam setiap level DFD harus konsisten (jumlah data masuk dan keluar dalam suatu proses harus konsisten)
  •  Suatu proses harus punya output
  •  Suatu proses harus punya input
  • Suatu proses harus punya cukup input untuk menghasilkan output.
  • Data-data uang berasal dari sumber yang sama dan mengalir dengan tujuran yang sama dapat digambar dalam satu aliran data
  • Sebaiknya simpanan data diberi nama sesuau dengan nama yang dipakai dalam model data (Diagram : ERD). Kata DATA tidak perlu dipakai.
Larangan Pada Pembuatan DFD
  • Dari entitas ke entitas
  • Dari entitas ke simpanan data
  • Dari simpanan data ke entitas 
  • Dari simpanan data ke simpanan data
  • Tidak boleh ada Blackhole ( Proses tanpa output )
  • Tidak boleh ada Miracle ( Proses tanpa input )